Hartabuta :
Kamis, 5-5-2022.
Setatus :
Sebagai Cucu Generasi III Canggah Astro bin Wareng Den Bei Tondho Kakung + Puteri.
Isterinya bernama 'Aliyya (Cucu Kandung Generasi III Canggah Astro) binti Ibunda Nyai Rukminah/Kastum 'Abdusy Syukuur binti Nenek Suripah Tapang - Campurejo binti Buyut Tasrini/Tasrinten (Nyai 'Abdul Qodiir) silsilah Tapang - Campurejo binti Canggah Astro Kakung (Puteri) bin Wareng Den Bei Tondho Kakung + Puteri.
Leluhur Kiyai Masyhuudii :
https://www.bahrululumsragen.com/2021/03/kiai-dalhar-watu-congol.html?m=1
🔽
NAMA kecil: Nahrowi
Nama tua : DALHAR
TEMPAT LAHIR :
Pondok Pesantren Daarus Salaam, Watucongol, Muntilan, Magelang
TANGGAL LAHIR :
10 SYAWAL 1286H/ 12 Januari 1870
Nasab :
5. Kiai Dalhar bin
4. 'Abdur Rohmaan bin
3. Raden Bagus Kemuning 'Abdur Rouf Tuqoo bin
2. Kiyai Pangeran Hasan Tuqoo, Godean Yogyakarta Hadiningrat bin
1. Amangkurat Mas (Raja Amangkurat lll, Raja Mataram ISLAAM masa pemerintahan 1703 -1705).
Guru dari KH. Muhammad Shoolihun, Geger-Tegalrejo-Magelang-Jawa Tengah.
Amangkurat III (Raden Mas Sutikna, Sunan Mas) keponakan Kandung Pangeran Puger (Pakubuwono I, Sunan Ngalogo), adik Amangkurat II
🔽
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Amangkurat_III
Sunan Amangkurat III atau Sunan Mas memiliki nama asli Raden Mas Sutikna. Dia adalah satu-satunya putra mendiang Amangkurat II. Ia juga dijuluki sebagai Pangeran Kencet, karena menderita sakit di bagian tumit.
Setelah wafatnya Amangkurat II pada 1703, timbul polemik di kalangan keluarga karaton dalam proses suksesi kepemimpinan Mataram selanjutnya. Adanya perbedaan pandangan dalam keluarga karaton Raden Mas Sutikna segera mengukuhkan diri sebagai penerus takhta Mataram selanjutnya dengan gelar Susuhunan Amangkurat III. Namun, timbul penolakan dari berbagai kalangan.
Sebagian pejabat karaton dan rakyat kebanyakan meyakini bahwa sejatinya yang lebih layak menjadi susuhunan Mataram selanjutnya adalah Pangeran Puger, paman Raden Mas Sutikna atau adik kandung Amangkurat II.
Silsilah :
Ùˆ الØÙ…د لله رب العالمين
صلى الله على Ù…ØÙ…د

0 komentar:
Posting Komentar